Untuk sampai ke lokasi aku sampe tersesat walau ada rambu² petunjuknya di jalan tapi berhubung malem hari dan udah laper bgt dan penunjuk arahnya juga bingung walau orang bantul jg
, disekitar nya banyak juga penjual bakm
i ‘bajakan’ jadi jangan sampe salah. Setelah dengan pura² beli tissue untuk tanya sama penjual diwarung akhirnya sampai juga di lokasi, terparkir banyak mobil dengan plat non-AB (Jogja) termasuk pesawatku yg ber plat H
akhirnya aku pesen bakmi goreng (sebenernya yang kondang kaloko bakmi godhognya) dan teh panas dengan gula batu yg mbantuli, wedang jahe nya juga mak nyuss lho dengat jahe yg ditumbuk… ga lama² sih nunggunya akhirnya kita ‘rebutan’ makan dengan Ney
…Ney besok sana lagi nyok mo nyobain bakmi godhog nya…key??
Berikut sekilas sedikit tentang sejarang bakmi mbah mo :
Pak Moerlidi adalah menantu dari Mbah Mo yang memiliki usaha bakmi di daerah Bantul Yogyakarta. Lokasi bakmi Mbah Mo ini sangat jauh dari pusat kota Yogyakarta, namun yang mengherankan adalah pembeli dari bakmi ini adalah para tamu dari Yogya, Magelang, Klaten, bahkan Jakarta. Sudah 12 orang menteri yang pernah mencicipi kelezatan racikan bakmi Mbah Mo ini.
Pak Moerlidi memang berjasa besar dalam mempopulerkan bakmi Mbah Mo, dulu dikunjungi 5 orang per hari saja sudah sangat senang, namun kini per harinya bisa menghabiskan sekitar 200 porsi, dengan harga rata-rata per porsinya Rp 8.000. Pak Moerlidi memang menggunakan trik-trik marketing yang canggih dan cerdas namun dengan biaya murah padahal beliau hanya seorang lulusan SD. Pada waktu BEU dan JAKEU berkunjung ke Yogya, Pak Moerlidi membeberkan beberapa tipsnya dalam mempopulerkan bakmi Mbah Mo, yakni :
- Dimana pun beliau berada beliau selalu menceritakan tentang bakminya. Hal ini karena di BKKBN, instansi tempat beliau bekerja selalu mengajarkan untuk selalu memasyarakatkan KB dimanapun mereka berada.
- Pemasaran lewat radio. Seringkali Pak Moer mengirimkan pesan lewat radio untuk dirinya sendiri, terutama bila bakminya habis dikunjungi oleh pejabat. Dengan cara ini biasanya ada saja orang lain yang ikut memberikan selamat sehingga membuat nama bakmi Mbah Mo makin popular.
- Selalu berkomunikasi dengan pengunjung. Pak Moer selalu berusaha membuka komunikasi pada para pengunjungnya, mengajak mereka berdiskusi tentang apa saja agar tidak bosan menunggu hidangan yang akan mereka sajikan, karena Bakmi Mbah Mo ini memang memasak hidangan untuk setiap pengunjungnya secara satu per satu
- Melobi sopir para pejabat. Pak Moer tak jarang melobi para sopir yang mengantarkan para pejabat untuk mereferensikan bakminya jika ditanya oleh majikannya tentang makan malam yang enak di Yogya
- Melobi para satpam. Beliau juga meminta tolong para para satpam hotel-hotel di Yogya untuk mengenalkan bakminya pada para tamunya. Sebagai imbalannya, Pak Moer akan membelikan mereka rokok atau membawakan bakminya.
- Memberikan bakmi gratis bagi para tetangganya. Pada awal berdirinya bakmi Mba Mo hanya dikunjungi 5 orang per harinya, aagar terkesan ramai Pak moer mengundang tetangga-tetangganya terutama yang kurang mampu untuk makan gratis di warungnya, dan membawakan mereka oleh-oleh bakmi untuk para keluarga mereka. Cara ini diambil karena para orang kecil terutama para ibu akan selalu menceritakan keenakan dan kelezatan bakminya pada teman-teman mereka yang lain sehingga pemasaan lwat mulut ke mulut menjadi semakin cepat.
Setelah berjuang selama 4 tahun bakmi Mbah Mo dikenal oleh berbagai kalangan dari para mahasiswa hingga para pejabat tinggi. Namun tentu saja perjuangan memperkenalkan kelezatan bakmi Mbah Mo ini sangatlah tidak mudah, mereka serngkali diteror oleh orang-orang yang iri terhadap kesuksesan mereka. Memang sukses perlu perjuangan keras.







bumisegoro Berkata:
on Agustus 16, 2007 at 10:40 am
enterpreneurshipnya oke tuh… semoga usahanya makin maju dan makin banyak Mbah Mo-Mbah Mo lainnya biar perekonomian lebih bergairah….
darwis Berkata:
on Agustus 18, 2007 at 4:14 am
Tambah maju lagi neeh bos mbah mo nya dipromosikan lewat blogku
dibaca seratuh juta pembaca diseluruh penjuru dunia hehe
h1mawari Berkata:
on Agustus 20, 2007 at 1:55 am
sipp..kapan mau kesana lagi..??
Kedai Bio Berkata:
on November 20, 2007 at 3:48 pm
Mbah Mo…. Kapan2 ke sana lagi,. bakminya ok…
ria cantik heheh Berkata:
on Februari 23, 2008 at 7:30 am
wah aku kmren nyoba halah…antrinya ajub2..menurutQ se biasa …coba deh bakmi godognya kalibayem…deket SLB enak bengetz….sederhana gerobak dorong tapi rasa ayam kampungnya wuuuuuuuuuhhhhhh…ajib..
blom aja terkenal hehehehh
bowoleksono Berkata:
on Juli 11, 2008 at 5:00 pm
selamat deh mbah, cuma saya baru denger critanya aja
hudatelkomcoo Berkata:
on Agustus 9, 2008 at 12:33 am
bakmi mbh mo pancen enak tenan…..q awal kesana sampe nyasar 2 kali…..tempate pokoke duahsyat tenan…..rasane weleh….weleh bikin ketagihan……mbah mur…….always ingat q lo…..huda (EU 4 Purwokerto)
iqbal054 Berkata:
on September 10, 2008 at 4:16 pm
saya juga kangen karena sdh 2 tahun ngga pulang ke code pengeeeeeeeen menikmati hidangan bakmi godog mbahmo (joko menantu pak dalijan)
esty Berkata:
on Desember 16, 2008 at 12:35 pm
aku org bantul sich tp baru sekali jg makan bakmi mbah mo itupun diajak cowokku….rasanya menurutku biasa aja tuch gak ada yg istimewa
mungkin karna udah terkenal aja
uud kaya canda Berkata:
on Desember 31, 2008 at 2:53 pm
hemmm bakmi nya nendang banget, apalagi di tampah sambal nya uh koprol, meroda, tendangan balik, deh rasanya.( tidak hanya nendang saja)
Abu Ayara Berkata:
on Februari 1, 2009 at 11:41 pm
malam ini barusan mentoring dengan mbah mo, cerdas, ramah n hebat orangnya. selamat mbah mo, sukses selalu. mudah2an ke depan kita bisa bekerja sama untuk saya bawa ke kota saya.
pipit Berkata:
on Februari 7, 2009 at 11:13 am
ada yg tau alamat Bakmi Mbah Mo yang di jakarta ga?
rona Berkata:
on Oktober 27, 2009 at 11:30 pm
mbah mo kami mahasiswa fkip ekonomi akuntansi univ. pasundan tertarik dengan perjalanan dan usahanya mbah mo. kami pengen mbah mw jdi di pembicara di seminar kewirausahaan.. kira2 mbah mw gak datang ke bandung dan berbagi pengalaman dengan teman2 kami… dan berapa biaya buat mbah mw jdi pembicara di acara seminar kewirausahaan yg kami akan adakan bulan maret 2010………terima kasih ditunggu jawabanya.